Posted on

Doa Adalah Senjata Kaum Muslimin

Sebagai umat manusia yang percaya akan adanya Tuhan, berdoa adalah hal yang sangat penting. Bukan hanya sebagai ajang permohonan akan sesuatu kepada Tuhan, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur atas segala nikmat dan hal baik yang diberikan oleh Tuhan kepada kita.  Oleh karena itu, seringkali doa dijadikan senjata bagi seseorang atau bahkan bagi suatu kaum.

Selain itu, terdapat banyak sekali manfaat doa yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, terdapat satu buah doa yang sudah pasti didengar oleh Allah SWT, yakni doa orang yang teraniaya, dan doa seorang  ibu. Itulah mengaoa berbakti kepada orang tua adalah kewajiban dan tanggung jawab setiap anak. Begitu pula jangan sampai kita menyakiti seseorang, bisa jadi orang tersebut mendoakan hal buruk dan dapat menimpa kita sewaktu-waktu.

Sebagai seroang muslim, berdoa kepada Allah adalah salah satu hal yang harus banyak dilakukan, hal ini karena Allah lah satu-satunya Tuhan seluruh alam. Perintah berdoa kepada Allah juga disampaikan di dalam HR Ahmad dimana dikatakan Allah akna murka apabila hambanya tidak memanjatkan doa kepadaNya.

Doa Adalah Ibadah

Sebegitu pentingnya, bahkan doa dijadikan sebuah senjata bagi umat Islam dalam segala hal. Hal ini juga disampaikan di dalam hadist Riwayat al-Hakim yang menyebutkan bahwa doa adalah senjata orang  mukmin. Semakin banyak kita memanjatkan doa kepada Allah, sama saja dengan kita selalu mengingat dan melibatkan Allah dala segala urusan kita. Maka, Allah akan semakin dekat dengan kita, seluruh ridha dan kebaikan akan didatangkan pula kepada kita.

Berdoa Setelah Berusaha

Allah berfirman bahwa Allah tidak akan merubah nasib seorang hamba melainkan hambanya sendiri yang mau berusaha untuk merubahnya. Firman Allah tersebut berikat dengan sebuah kekuatan doa. Sangat dianjurkan bagi kita untuk berdoa memohon sesuatu dari Allah. Segala kemudahan, kesuksesan, mendapat nilai yang bagus, rejeki yang bagus, jodoh yang terbaik dan segala macam hal lainnya. Namun semua akan didengar oleh Allah SWT setelah hambanya membuktikan usaha-usaha yang dilakukannya.

Disebutkan pula di dalam HR Ahmad, bahwasanya terdapat tiga jawaban dari doa seorang muslim yang diberikan oleh Allah, yakni :

  1. Doanya akan segera dikabulkan
  2. doanya disimpan dan dikabulkan nanti saat di akhirat
  3. dikabulkan sebagai upaya menghindarkan diri dari hal buruk

Subhanallah, betapa baik dan murah hatinya Allah kita.  Bisa jadi apa yang kita inginkan bukanlah apa yang kita butuhkan, karena sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui segala hal. Segala hal yang terdapat di hidup kita adalah yang terbaik bagi kita, setimpal dengan banyaknya doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, perbanyaklah doa, dengan begitu, akan semakin banyak pula kebaikan dan perlindungan yang menghampiri kita.

 

Posted on

Hukum Menyembelih Hewan Qurban Bagi Jamaah Haji

Melakukan ibadah kurban dan haji merupakan hal yang istimewa, ini dikarenakan ibadah tersebut hanya dianjurkan bagi orang yang mampu. Lalu bagaimana jika ada orang yang sedang melaksanakan ibadah haji, apakah tetap harus melakukan kurban atau tidak?

Para ulama berpendapat bahwa orang yang sedang melakukan ibadah haji tetap baginya dianjurkan untuk melaksanakan kurban.

Jadi syarat jika orang berkurban tanpa terkecuali, baik bagi orang yang tinggal di desa ataupun kota, orang yang bermukim ataupun musafir serta termasuk didalammnya yaitu orang yang sedang menjalankan ibadah haji.

Hadist tentang berkurban saat berhaji

Mengutip ungkapan Imam Syafi, Dari Imam Nawawi dalam kitabnya Al Majmu yaitu :

Ibadah memotong kurban hukumnya sunnah untuk semua orang yang beragama islam yang telah mampu melaksanakannya, baik tinggal di desa atau kota, baik saat berpergian atau berdiam diri di rumah, baik yang sedang melaksanakan haji di mina atau lainnya, baik yang sedang membayar dam/menyembelih kambing untuk haji ataupun tidak.

Selain itu Nabi Muhammad juga pernah menyembelih kurban untuk para istri-istrinya. Dan hal itu juga merupakan petunjuk bahwa walaupun sedang menjalankan ibadah haji namun tetap dianjurkan untuk melakukan kurban.

Mmelakukan kurban untuk orang yang sedang berhaji tidak disunahkan, karena mereka juga memiliki keajiban membayar dam, menurut Imam Al Abdari.

Akan tetapi yang harus diingat yaitu asalkan orang yang sedang berhaji masih mempunyai rejeki yang cukup untuk membeli hewan kurban serta untuk memenuhi kebutuhannya.

 

Sebelum melaksanakan kurban sebaiknya kita mengetahui waktu yang afdol untuk melakukan kurban agar kurban yang akan kita lakukan sah sesuai syariat.

 

Untuk penyembelihan hewan kurban memiliki waktu empat hari yaitu tanggal 10 serta hari tasrik ( 11,12,13 Dzulhijjah).

 

Adapun syarat dari penyembelihan hewan kurban adalah :

 

– hewan yang akan dikurbankan merupakan jenis binatang ternak seperti unta, sapi , kambing atau domba

– telah memenuhi persyaratan usia hewan yang dikurbankan. Jazaah setengah tahun dari domba, atau tsaniyyah berusia setahun penuh dari yang lain.

– hewan yang dikurbankan tidak memiliki cacat yang mencegah keabsahannya.

 

Berkurban merupakan ibadah khusus yang dilakuakn di waktu yang khusus, jadi apabila sebuah ibadah sudah ditentukan dengan waktu tertentu maka hal itu merupakan ibadah yang paling utama diwaktunya, bukan ibadah yang umum. Seperti halnya dengan melakukan ibadah haji.

 

Jenis haji serta ketentuan dam dan kurbannya

Untuk pelaksanaan ibadah haji terdiri atas tiga macam yaitu qiran, tamattu’ dan ifrad. dibawah ini adalah penjelasannya.

 

Haji Ifrad

Haji Ifrad yaitu ibadah yang melaksanakan haji dengan mendahulukan ibadah hajinya, daripada melakukan ibadah umrah. Untuk yang berasal dari Indonesia, maka biasanya jamaah yang merupakan kelompok terbang yang terakhir, sehingga sampai di sana lansung melaksanakan ibadah haji.

 

Setealh semua ritual haji berakhir maka sambil menunggu kepulangan ke Indonesia, jamaah melakukan umrah.

 

Oleh karena itu, disunnahkan untuk menyembelih hewan kurban, jika mengalami hal diatas maka orang yang melaksanakan haji tersebut. Dan tidak dikenakan dam ( denda ).

 

Haji Qiran

Haji Qiran adalah melakukan ibadah haji dan umrah dengan cara bersamaan, sehingga seluruh amalan ritual ibadah haji yang dilalui seperti thawaf, ihram, sai, melempar jumrah, serta mabit diniatkan secara bersama-sama untutuk ibadah haji dan umrah.

 

Kecuali melakukan wukuf di Arafah yang menjadi ciri khusus dari ibadah haji. Oleh karena itu, berkewajiban untuk membayar dam jika melaksanakan haji seperti ini.

Haji Tamattu’

Haji Tamattu’ adalah proses ibadah haji yang dilakukan dengan cara mendahulkukan ibadah umrah terlebih dahulu dibandingkan dengan berhaji.

 

Biasanya yang melakukan seperti ini adalah mereka yang termasuk kedalam kelompok terbang pertama jamaah haji Indonesia.

 

Para jamaah ini datang ke Arab tapi belum waktunya untuk malaksanakan ibadah haji, sehingga mereka melakukan ihram dari miqatnya.

 

Setelah jamaah selesai melakukan ibadah umrah maka mereka menunggu sampai waktu haji yaitu tanggal 8-9 Dzulhijjah. Bagi para jamaah yang melaksanakan haji tamattu’ ini diwajibkan membayar dam.

 

Ada ulama yang memperbolehkan untuk membaca niat sekaligus untuk kurban pada saat membayar dam. Maka penyembelihan hewan kurban bisa diniatkan untuk membayar dam sekaligus.

 

Penjelasan Dam dan Jenisnya

Menurut bahasa dam berarti darah. Dam menurut istilah yaitu mengalirkan darah dengan cara menyembelih hewan seperti sapi, kambing, atau unta untuk memenuhi ketentuan manasik haji. Dam terdiri dari dua macam yaitu :

 

Dam Nusuk

Dam nusuk yaitu dam yang dikenakan bagi jamaah yang mengerjakan haji qiran atau haji tamattu’. Pada saat membayar dam seperti ini bukan dikarenakan kesalahan.

Dam Isaah

Dam isaah yaitu dam yang dikenakan bagi jamaah yang melanggar peraturan atau melakukan kesalahan saat sedang berhaji. Jamaah yang dikenai dam isaah ini adalah karena tidak mengerkjakan wajib haji yang sudah ditentukan.

Demikian ulasan mengenai kurban saat berhaji serta perihal penyembelihan hewan kurban karena dam disaat sedang menjalankan ibadah haji. Semoga ulasan mengenai kurban dalam berhaji ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Jika kamu berniat berangkat haji tahun ini, usahakan mencari Travel Haji Plus yang sudah terpercaya bertahun-tahun memberangkatkan jamaah dari Indonesia. Sehingga dapat mengurangi resiko penipuan.

Posted on

Cara Setting Jam Digital Masjid Dengan Menggunakan Remote

Cara setting jam digital masjid dengan remote sebenarnya cukup sederhana. Anda tinggal menekan beberapa tombol yang tersedia, lantas melakukan pengaturan waktu sholat sesuai zonanya. Sayangnya, belum terbiasanya seseorang membuatnya tampak kesulitan.

Dalam penyettingan, seseorang sudah dibekali dengan buku panduan. Panduan ini memperlihatkan bagian mana yang perlu disetel. Tentunya, seseorang dipandu dari awal secara urut.

Penyetelan secara urut memungkinkan seseorang bisa mengaturnya hanya sekali saja. Sebaliknya bila dilakukan secara acak, risikonya adalah mengatur ulang dari awal. Dan inilah yang membuat Anda kehabisan waktu.

Beberapa Tombol Terpenting dalam Remote

Pabrik jam Masjid sudah melengkapi jam ini dengan remote. Remote disediakan untuk mempermudah dalam mengatur waktu. Pada remote ini sudah disematkan beberapa tombol penting yang berfungsi untuk mengatur jam dengan tepat.

Sebagai pengguna, mengenal fungsi dari setiap tombol harusnya dilakukan. Jangan asal pencet begitu saja. Karena Anda akan menghabiskan waktu dengan sia-sia.

Ini dicontohkan dengan menekan tombol reset. Ketika tombolnya tertekan, praktis Anda akan mengulang pengaturannya dari awal.

Tidak ingin menghabiskan waktu, pahami tombol terpenting dalam penyettingan jam digital. Salah satunya adalah tombol on/off. Letaknya berada pada bagian atas. Fungsinya untuk menyalakan dan mematikan jam.

Tombol lainnya berupa menu. Tombol ini merupakan bagian dari penyettingan. Anda nantinya perlu menekannya untuk memasuki mode pengaturan.

Kemudian, Anda bisa memanfaatkan tombol atas bawah atau kiri kanan untuk pindah menu. Bahkan untuk menambahkan atau mengurangi angka.

Selain itu, ada tombol core. Tombol inilah yang cukup penting. Tombol tersebut berfungsi untuk memastikan jam berjalan pada zona waktu di kawasan Anda. Penggunaannya memanfaatkan sebuah kode.

Urutan Dalam Penyettingan Jam Digital

Cara setting jam digital masjid dengan remote ini sebaiknya diterapkan secara berurutan. Penyettingan secara urut membuat Anda bisa menyelesaikannya dalam waktu singkat. Dan risiko mengulang tidak akan terjadi.

Penyetelan paling awal dilakukan dengan mengatur tanggal. Pilih menu kalender melalui remote. Tentunya dengan menekan menu, serta tombol kanan beberapa kali sampai ke menu kalender.

Di sini, Anda tinggal memasukkan angka sesuai formatnya. Contohnya tanggal 01-01-2020. Atur sesuai tanggal di mana Anda menyetelnya pada hari tersebut.

Langkah selanjutnya adalah mengatur jeda pada saat iqomah. Anda tinggal menekan tombol untuk pindah ke menu iqomah. Setelah sampai ke menu, silahkan atur durasi jeda setelah adzan. Contohnya adalah 15 menitan.

Langkat seterusnya adalah mengatur zonasi. Anda perlu memasukkan kode suatu kawasan untuk memastikannya. Karena setiap daerah akan berbeda ketentuan jadwalnya.

Langkah yang paling menentukan adalah mengatur jadwal sholat. Ini perlu disetting pada tahap akhir. Usahakan agar jadwal yang diatur sesuai ketentuan. Misalnya dengan mengatur selisih dan lain sebagainya.

Perlu diingat bahwa setiap kali menyelesaikan pengaturan, tutup dengan menekan OK. Hindari pindah ke menu lain sebelum menyimpannya. Karena bila tidak, pengaturan yang dilakukan akan berantakan.

Cara Mengatur Zona Waktu Pada Jam Digital

Setiap kawasan memiliki perbedaan waktu sholat. Ini tidak lepas dari letak wilayah dari sebuah kawasan yang dilewati oleh Matahari.

Kawasan paling timur Indonesia tentunya akan lebih dahulu mengumandangkan adzan. Sementara itu, beberapa menit kemudian akan diikuti oleh kawasan di barat. Artinya, ada selisih waktu dalam waktu sholat yang sama.

Jam digital sebenarnya dibuat lebih fleksibel. Anda bisa menempatkannya di manapun. Tentunya, pergerakan jam akan berjalan sesuai settingan.

Pengaturan jadwal sholat menjadi kuncinya. Anda perlu memperhatikan tempat. Jika tidak, settingan waktu akan melenceng cukup jauh.

Untuk mengaturnya, sebenarnya tidaklah sulit. Anda hanya perlu memasukkan kode kota di mana Anda tinggal. Kode inilah yang akan dibaca oleh perangkat elektronik.

Jam akan mengikuti zona tersebut. Bahkan terus mengalami update waktu sholat hingga puluhan tahun kedepan.

Untuk memasukkannya, temukan tombol core yang terdapat dalam remote. Tombol inilah yang berguna untuk mengatur zona wilayah.

Tekan dan perhatikan tampilan jam. Setelah itu, masukkan kode wilayah. Ini bisa berupa titik koordinat atau hanya sebatas nama kota. Jadi, Anda tinggal menyesuaikannya agar hasilnya akurat.

Setelah selesai diatur, tekan OK atau enter untuk menyimpannya. Settingan berakhir, jam akan berjalan mengikuti settingan pada wilayah tersebut.

Kesimpulannya, lakukan penyetelan secara berurutan untuk meminimalkan pengulangan. Selain itu, pastikan bahwa kode wilayah dimasukkan. Untuk melakukannya, pahami fungsi tombol yang terdapat dalam remote. Hasilnya, Anda bisa menerapkan Cara setting jam digital masjid dengan remote dengan tepat.

Posted on

Bagaimana Hukum Hutang Dalam Islam Dan Mengenal Dampak Buruk Dari Hutang

Hutang atau al-qardh yaitu memberikan harta kepada orang lain dengan syarat suatu saat nanti harta yang diberikan akan dikembalikan kepada orang yang memberikan harta. Dimana hutang piutang ini sering sekali terjadi atau didalam kehidupan bermasyarakat.

Hutang piutang diharapkan dapat menjadikan manfaat dan termasuk dalam bentuk tolong menolong. Namun ada beberapa hutang piutang yang justru menyebabkan atau menimbulkan masalah bahkan termasuk riba dan diharamkan.

Hutang piutang akan menjadi ladang padahal jika dilakukan dengan cara-cara yang benar dan dengan tujuan untuk di manfaatkan pada jalan yang benar atau sesuai syariat. Ada juga hutang piutang yang mana menjadi haram hukumnya jika dilakukan dengan cara yang salah seperti hutang dengan disertai bunga ketika pembayaran, hutang untuk keperluan maksiat dan lain sebagainya.

Bagaimana sih sebenarnya hukum hutang piutang dalam islam itu? Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas dengan singkat tentang hukum hutang piutang dalam islam. Namun jika Anda ingin melakukan transaksi hutang piutang seruni merupakan solusi yang tepat.

Mengupas Hutang Piutang Dalam Pandangan Islam

Dalam islam dikenal istilah al-qardh atau memotong yaitu yang bermakna memberikan harta kepada seseorang dengan syarat suatu saat nanti harta yang diberikan akan dikembalikan kepada orang yang memberikan. Berdasarkan pengertian tersebut maka siapapun yang berhutang wajib untuk mengembalikan.

Dimana hutang sendiri dalam islam diperbolehkan atau dihalalkan. Akan tetapi orang yang berhutang atau memberikan hutang wajib tahu tentang bagaimana syarat-syarat dalam hutang piutang. Adapun syarat-syarat halalnya hutang piutang dalam pandangan islam adalah sebagai berikut ini:

  • Harta atau Uang yang Dihutangkan Jelas

Syarat pertama yang harus diketahui oleh orang yang berhutang dan pemberi hutang adalah harta yang dihutangkan sifatnya jelas dan diperoleh dari hasil yang halal. Selain itu harta yang dihutangkan juga harus jelas jumlahnya.

  • Pemberi Hutang Tidak Menyakiti Hati Orang yang Dihutangi

Syarat kedua yang harus diketahui oleh pemberi hutang yaitua jangan sampai mengungkit-ngungkit uang atau harta yang dipinjamkan kepada orang yang berhutang. Karena hal tersebut tentu akan menyakiti hati orang yang berhutang. Sehingga hal semacam itu tidak boleh dilakukan.

  • Orang yang Berhutang Menggunakan Harta Tersebut untuk Perbuatan yang Benar

Pemberi hutang harus tahu tujuan dari orang yang berhutang meminjam uang. Akan digunakan untuk apa uang atau harta tersebut harus ditanyakan. Jangan sampai uang atau harta yang dipinjami digunakan untuk perbuatan yang dilarang oleh syariat.

  • Tidak Ada Bunga Saat Pengembalian

Syarat penting yang harus benar-benar dipegang teguh oleh pemberi hutang yaitu tidak menerapkan bunga pada transaksi hutang piutang tersebut. dimana bunga hutang piutang adalah riba dan riba hukumnya haram dalam islam.

Selain syarat dalam hutang piutang, para pelaku hutang piutang baik pemberi hutang atau orang yang berhutang wajib tahu tentang adab-adab atau sikap dalam berhutang. Adapun penjelasan lengkapnya adalah sebagai berikut ini:

  • Berhutang ketika benar-benar membutuhkan atau terdesak.
  • Ada perjanjian tertulis atau saksi dari transaksi hutang piutang tersebut.
  • Orang yang berhutang mengembalikan uang atau harta yang dipinjam mempunyai niat untuk mengembalikan hutang dan mengembalikan hutang tersebut dengan cara yang benar.
  • Memberi kabar kepada pemberi hutang jika belum bisa melunasi atau membayar hutang saat sudah jatuh waktu pengembalian.
  • Pemberi hutang sebaiknya memberi kelonggaran jika pada waktu yang sudah disepakati peminjam belum bisa mengembalikan uang atau harta yang dipinjam.

Meskipun hutang piutang diperbolehkan dalam islam namun sebaiknya hutang tidak perlu dilakukan jika tidak dalam keadaan terdesak. Banyak sekali efek negatif yang ditimbulkan dari hutang piutang terutama dalam hal hubungan sesama manusia.

Sehingga dalam urusan hutang piutang perlu adanya komitmen dan sebaiknya dilakukan dengan orang yang mengerti dan paham tentang syarat dan juga adab dalam hutang piutang. Adapun dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh hutang piutang dapat Anda simak sebagai berikut ini:

Efek Buruk Hutang Piutang Yang Sering Terjadi Dikalangan Masyarakat

Hutang piutang adalah salah satu bentuk sikap tolong menolong dan diperbolehkan dalam islam. Namun jangan sampai kebiasaan berhutang terutama jika tidak dalam keadaan terdesak. Ada beberapa dampak buruk yang sering terjadi di masyarakat yang mana disebabkan karena banyak hutang. Adapun penjelasan lengkapnya adalah sebagai berikut ini:

  • Memutus Tali Silaturahmi

Sering sekali ditemui hubungan antara kedua belah pihak menjadi buruk lantaran hutang piutang. Dimana hal tersebut sering terjadi dikarenakan banyak sebab diantaranya seperti pemberi hutang mengungkit-ngungkit, penerima hutang tidak ada niatan membayar hutang atau tidak melakukan pemberitahuan saat belum bisa membayar hutang dan akhirnya menimbulkan kesalahpahaman.

  • Mengganggu Pikiran dan Menimbulkan Stress

Hutang juga menjadi salah satu beban pikiran yang mana ujung-ujungnya dapat mengganggu pikiran bahkan menyebabkan stress. Terutama jika hutang sudah menumpuk dan tidak ada lagi kemampuan untuk membayar sesuai dengan waktu yang sudah disepakati.

Selain itu masih banyak masalah lain yang ditimbulkan karena hutang piutang. Jika Anda ingin merasa aman dan nyaman dalam melakukan transaksi hutang piutang langsung saja kunjungi seruni ya. Semua transaksi akan berjalan dengan lancar, aman dan pastinya Anda nyaman.

Posted on

99 Asmaul Husna

 

Asmaul Husna yang berarti nama-nama yang mulia merupakan nama-nama baik bagi Allah SWT yang jumlahnya 99. Sebagai seorang muslim, ada istilah rukun iman. Salah satu satu rukun iman adalah iman kepada Allah SWT. Iman kepada Allah SWT ini seharusnya tidak hanya diucap secara lisan tetapi juga harus diwujudkan dalam suatu bentuk pengamalan.

Salah satu wujud pengamalan iman kepada Allah SWT adalah dengan mengetahui nama-nama baik Allah, menghafalkan, memahami serta mengamalkan nama-nama baik Allah tersebut. Selain mendapatkan pahala, kita pun mendapatkan kasih sayang dari Allah Ta’ala.

Mengenal Asmaul Husna

Asmaul Husna merupakan nama-nama baik bagi Allah SWT. Sebagai seorang hamba, manusia harus mengenal Allah agar dapat memuja serta beribadah kepada Allah dengan khusyu’ penuh penghayatan serta rasa berserah diri sebagai seorang hamba. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengenal Allah adalah dengan memahami nama-Nya.

Sebelum dapat memahami nama-nama Allah SWT, manusia harus mengenal atau mengetahui nama-nama Allah terlebih dahulu yang biasa disebut Asmaul Husna. Asmaul Husna merupakan nama-nama yang baik dan indah bagi Allah SWT. Nama-nama baik untuk Allah sebenarnya sangat banyak, tetapi Allah hanya memperkenalkan 99 saja melalui perantara wahyu yaitu Al-Qur’an.

Nama-nama Allah pada Asmaul Husna menunjukkan keindahan, keagungan, dan kesempurnaan karena Allah adalah dzat yang Maha Sempurna tanpa kekurangan.

Manfaat Mengamalkan Asmaul Husna

  1. Membuka pintu rezeki

Setiap makhluk ciptaan Allah di bumi telah memiliki jatah rezekinya masing-masing. Walau begitu, rezeki tak akan datang begitu saja tanpa adanya usaha untuk menjemputnya. Untuk menjemput rezeki, manusia dapat melakukan ikhtiar dengan bekerja. Selain itu, manusia juga harus menambah amalan baik yang dapat membukakan pintu rezeki seperti bersedekah dan sholat dhuha.

Membaca dan mengamalkan Asmaul Husna juga dapat membantu memperlancar rezeki karena di dalam 99 Asmaul Husna telah disebutkan bahwa Allah Maha Kaya.  Asmaul Husna Al Mughni, Al Ghaniyyu dan nama-nama baik Allah yang jika dibaca secara rutin Insya Allah dapat membuat rezeki Anda datang dengan lebih mudah.

  1. Membatasi hawa nafsu

Manusia merupakan makhluk Allah yang diciptakan paling sempurna dengan akal pikiran. Namun, satu kelemahan manusia adalah hawa nafsu yang identik dengan sesuatu yang negatif. Nafsu terhadap harta dan berbagai jenis nafsu lain yang dapat membawa manusia pada hal-hal yang negatif.

Karena itulah hawa nafsu harus dikendalikan dan dibatasi. Salah satu caranya adalah dengan melantunkan 99 Asmaul Husna atau nama-nama baik bagi Allah kemudian mengamalkannya. Beberapa nama Allah yang dapat diamalkan untuk mengendalikan hawa nafsu adalah Al Mumit dan Al Muhshi.

  1. Mencerdaskan otak

Selain dapat membukakan pintu rezeki dan dapat membatasi hawa nafsu, membaca Asmaul Husna dan menghafalkannya dapat mencerdaskan otak. Dengan menghafalkan Asmaul Husna, kecerdasan otak kiri dan otak kanan akan menjadi seimbang.

  1. Menghindari sifat lupa

Lupa adalah salah satu sifat dasar yang dimiliki oleh manusia yang pasti pernah dialami oleh setiap orang. Namun, Anda bisa mencegah lupa agar tidak terjadi terlalu sering dengan cara mengamalkan nama-nama yang baik bagi Allah atau Asmaul Husna.

Apabila sering diamalkan, sifat lupa yang sering dialami akan berkurang sedikit demi sedikit. Salah satu nama Allah yang dapat diamalkan agar Anda terhindar dari sifat lupa adalah Ar Rahman.

  1. Mendapat ampunan Allah

Manusia tak luput dari kesalahan dan dosa meskipun diciptakan dengan sempurna. Karena itulah sebagai hamba, manusia wajib memohon ampunan serta bertawakkal kepada Allah SWT. Memohon ampunan kepada Allah SWT dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti memperbanyak doa dan dzikir.

Memohon ampunan juga dapat dilakukan dengan cara melantunkan serta mengamalkan Asmaul Husna. Karena itulah sangat disarankan untuk membaca Asmaul Husna secara rutin agar dosa yang telah diperbuat menjadi gugur. Maha Pengampun adalah salah satu sifat Allah SWT yang disebutkan di dalam Asmaul Husna yaitu Al Affuwu.

Asmaul Husna perlu diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak sehingga mereka dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Allah sejak dini. Selain itu, memperkenalkan Asmaul Husna sejak dini juga akan menumbuhkan rasa takut terhadap Allah di hati anak-anak. Dengan begitu, anak-anak akan tumbuh dengan membentengi diri dari hal-hal yang dilarang oleh Allah.

Mengenalkan Asmaul Husna dapat dilakukan melalui rekaman audio seperti mp3 dengan cara download mp3 Asmaul Husna. Setelah melakukan download mp3 Asmaul Husna, berkas audio tersebut dapat diputar menggunakan audio player sehingga dapat didengarkan oleh anak-anak.

Umumnya, lantunan Asmaul Husna yang dirangkum dalam suatu file atau berkas audio bentuknya seperti lagu sehingga lebih enak didengarkan. Selain lebih enak didengar, lantunan Asmaul Husna dalam bentuk mp3 juga lebih mudah diingat karena dapat dilantunkan bersamaan saat mendengarkan berkas audio tersebut.

Posted on

Menyimak Fakta Feminisme Dalam Islam

Feminisme kerap dipandang sebelah mata dalam sudut kajian Islam, bahkan kebanyakan aktivis dan para pejuang hak-hak gender juga menyatakan bahwa feminisme bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak sejalan dengan apa yang telah di syariatkan. Oleh sebab itu, sulit rasanya bagi sebagian orang yang mungkin berada di tengah-tengah prinsip feminisme dan ajaran Islam yang kental. Disamping itu, adanya banyak hadist atau ajaran kitab kuning yang menetapkan perempuan berada pada tingkatan terendah setelah kaum laki-laki yang mana kerap dipandang lebih kuat juga menjadikan sebuah polemik.

Dikutip dari hasil notulensi kuliah umum tentang Jurnal Perempuan, terdapat seorang pembicara yang menyampaikan anggapannya mengenai penyatuan ajaran Islam dan feminisme. Beliau mengungkapkan bahwa terdapat hibridasi antara keduanya, yakni Islam dan Fenimisme. Oleh sebab itu, terdapat beberapa penyesuaian mengenai feminisme dengan ajaran Islam yang disyariatkan. Adapun syarat pelaksanaan feminisme hibridisasi ialah Al-Quran, Hadis dan Fiqih. Pemahaman mengenai hal ini tidak cukup hanya dipahami secara tekstual, melainkan harus dikaji lebih dalam lagi atau secara konstekstual sama halnya dengan Al-Quran yang harus ditafsirkan terlebih dahulu sebelum menerapkan ayat-ayatnya sebagai pedoman dan aturan dalam menjalankan kehidupan beragama.

Mengenai perdebatan atau cocok tidaknya feminisme dengan ajaran Islam telah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu. Terdapat banyak pemuka agama dan ulama yang menganggap bahwa feminisme dalam Islam merupakan sebuah kontradiksi, hal ini dikarenakan adanya anggapan yang meyakini bahwa penempatan derajat laki-laki berada di atas kaum perempuan. Disamping itu, terdapat pula pendapat lain yang mengatakan bahwa Islam tidak menempatkan perempuan dalam tingkat yang lebih rendah dibandingkan kaum laki-laki, justru sebaliknya karena Islam dianggap sebagai agama yang memuliakan perempuan. Dari adanya dua anggapan yang berbeda mengenai fenimisme dalam Islam, maka dapat diambil kesimpulan atau titik tengah bahwa sebenarnya Islam ialah agama yang menghormati kaum perempuan dan sama sekali tidak menganggap rendah suatu kaum manapun. Disamping itu, inti permsalahan yang sebenarnya mengenai feminisme sebenarnya hanya terletak dalam hal interpretasi patrialkal dari sudut pandang keagamaan.

Dalam dunia global, pada dasarnya feminisme telah berhasil menyumbangkan beberapa kemajuan. Seperti misalnya yakni mendukung advokasi hak-hak dan perlindungan perempuan, mendukung terciptanya kesetaraan gender dan berbagai wujud keadilan sosial pada kaum perempuan yang ditetapkan dan didasarkan pada ajaran dan syariat Islam. Meski didasarkan atas ajaran Islam, namun pelaksanaan dan pengembangannya, terutama pada saat ini tetap disesuiakan dengan situasi, wacana sekuler, aliran barat dan keberadaan umat non-muslim di kawasan negara Islam minoritas.

Tokoh-Tokoh Feminisme Internasional

Adapun beberapa wanita di bawah ini ialah tokoh feminisme yang banyak memberikan pengaruh terhadap gerakan feminisme di taraf global atau internasional.

  1. Fatima Mernissi merupakan seorang penulis asal Maroko yang berhasil meraih penghargaan Nobel Peace Prize Shirin Ebadi dari Iran.
  2. Akademisi Islam asal Amerika serikat seperti Asma Barlas, Leila Ahmed dan Amina Wadud yang beberapa waktu yang lalu sempat menghebohkan dunia karena dirinya berhasil menjadi Imam shalat jemaah dengan makmum laki-laki dan perempuan.

Tokoh-Tokoh Feminisme Indonesia

Disamping beberapa wanita atau tokoh feminisme di atas, terdapat pula tokoh lain yang khususnya banyak berkiprah atau memberikan pengaruh bagi gerakan feminisme di Indonesia. Berikut ialah beberapa diantaranya:

  1. Shinta Nuriyah, beliau merupakan sosok wanita tangguh mantan Ibu Negara Indonesia atau istri dari Presiden Abdurrahman Wahid yang kerap disapa Gus Dur. Beliau memulai kiprahnya dalam dunia feminiame sejak menafsirkan kembali isi dan makna kitab kuning agar mudah dipahami dan lebih inklusif terhadap perempuan dalam konteks Islam.
  2. Siti Musdah Mulia, beliau memberikan sumbangan terhadap feminisme sesuai dengan jabatan dan bidangnya sebagai ahli ilmu Fiqih.
  3. Maria Ulfah Anshor sebagai tokoh feminisme yang berasal dari kalangan aktivis hak-hak reproduksi seksual perempuan.

Itulah beberapa contoh tokoh wanita yang telah berkiprah dalam memperjuangkan feminisme yang dianggap sebagai suatu permasalahan dalam sudut pandang jeislaman.

Selanjutnya, bagi pihak yang telah menganggap bahwa Islam dan feminisme saling bertentangan atau gerakan feminisme tidak sejalan dengan Islam, maka perlu diketahui bahwa sebenarnya Islam merupakan agama yang memuliakan kaum perempuan. Inti dari feminisme pada dasarnya sudah bisa menunjukkan bahwa Islam memuliakan perempuan, sama halnya dengan kemuliaan sebuah ilmu atau pengetahuan. Hal ini terbukti dari pendirian Aisyiah, sebagai devisi perempuan yang berasal dari Muhammadiyah.

Pada tahun 1917, Nyai Ahmad Dahlan berhasil mendirikan Aisyiah sebagai bagian dari devisi dari Muhammadiyah yang berhasil didirikan oleh Suaminya, Kyai Haji Ahmad Dahlan. Beliau mulai mendirikan Muhammadiyah setelah lulus sekolah di Kairo dan mendapatkan inspirasi dari seorang cendekiawan asal Mesir, Muhammad Abduh yang notabene merupakan akademisi feminisme pertama kala itu. Dalam hal ini, gagasan yang dapat diadopsi oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan ialah pelarangan poligami dan pernyataan menegnai pembagian hak warisan yang sama antara kaum laki-laki dan perempuan. Dengan demikian, gerakan feminisme sebenarnya telah masuk ke Indonesia sejak puluhan tahun yang lalu sebelum sampai pada saat ini yang dianggap sebagai sebuah pertentangan ataupun wujud penyimpangan. Mengenai informasi dan pemahaman lebih lanjut tentang feminisme dan Islam, Anda bisa menyimak melalui  https://wajibbaca.com/.

Posted on

Doa Sesudah Makan yang Wajib Anda Ketahui

Makan tentu menjadi salah satu kebutuhan primer pada manusia. Jika tidak makan, manusia bisa lemas kehilangan tenaga dan tidak mampu beraktivitas. Di dalam Islam, makan dan minum juga disebut sebagai salah satu kebutuhan dasar yang mana juga memiliki adab dan doa-doanya. Nah, bagi Anda yang ingin lebih barokah hidupnya dengan mengamalkan berbagai ajaran Islam, berikut ini ada ulasan tentang adab makan dan doa sesudah makan.

Manfaat Serta Adab Makan dan Minum dalam Islam

Seperti yang kita tahu, manusia tidak akan bisa menahan lapar dan haus hingga berbulan-bulan. Bahkan hanya dalam hitungan hari saja, tidak makan dan minum bisa berakibat buruk pada kesehatan dan tak jarang menyebabkan kematian. Inilah pentingnya makan dan minum yang menjadikan Islam pun mengaturnya sedemikian rupa agar para penganutnya hidup sejahtera dan selalu dalam limpahan ridho Allah SWT.

Di dalam Islam, setiap muslim wajib mengonsumsi makanan dan minuman yang dihalalkan dan diwajibkan juga menjauhi yang haram. Makanan halal adalah makan yang boleh dikonsumsi menurut syariat Islam yang mana berdasar tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Halal yang dimaksud adalah halal sejak dalam bentuk aslinya, halal dalam pengolahannya, dan juga halal dalam cara memperolehnya.

Adapun makanan haram adalah sebaliknya, yakni makanan yang tidak boleh dikonsumsi karena hanya mendatangkan kemudharatan dan memang dilarang oleh syariat Islam. Beberapa makanan yang diharamkan dalam Islam adalah darah, bangkai, daging babi, dan hewan-hewan yang matinya tidak atas nama Allah SWT. Untuk lebih jelas, lihat pada QS Al-Maidah ayat 3. Anda bisa melihat apa-apa saja yang diharamkan oleh Allah untuk dikonsumsi kaum muslim.

Memang bukan tanpa alasan mengapa muslim diwajibkan mengonsumsi makanan halal. Hal ini karena jenis makanan tersebut mendatangkan kebaikan, antara lai L

  1. Menjauhi Sumber Penyakit

Manfaat yang pertama adalah menjauhi sumber penyakit. Pada makanan halal ada begitu banyak kebaikan dan pada makanan haram ada begitu banyak keburukan, salah satunya adalah penyakit. Oleh karena itu, makan makanan halal sama halnya dengan menjaga tubuh dari penyakit. Selain itu, mengonsumsi makanan halal dapat membantu Anda tetap sehat baik hati dan akalnya.

  1. Sebagai Sumber Tenaga

Kedua, makanan halal juga bermanfaat sebagai sumber tenaga yang baik untuk tubuh. Sebut saja nasi, roti, daging sapi dan ayam, dan berbagai sumber makanan lainnya. Hal ini karena makanan halal akan menjadi daging dan darah, sementara makanan haram hanya akan mengalir saja dalam darah Anda.

  1. Memperbaiki Keturunan

Terakhir, mengonsumsi makanan halal juga dapat membantu Anda memperbaiki keturunan. Hal ini berkaitan dengan adanya dampak kesehatan buruk yang dibawa makanan haram. Ketika anak Anda diberi makanan haram, segala keburukan yang dibawa makanan ini akan merusak akhlak dan jiwa anak. Sebaliknya, makanan halal akan membentuk akhlak anak. Maka dari itu, Anda sudah pasti paham mengapa Allah murka jika ada orang tua yang tidak memberikan anak-anaknya makanan yang halal.

Beberapa poin di atas hanyalah segelintir dari manfaat mengonsumsi makanan halal. Ada begitu banyak kebaikan yang Allah berikan kepada hamba-nya yang taat. Tidak hanya ketenangan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga kesehatan jasmani, rohani, dan selalu dilindungi dan diberi rezeki yang berkah.

Agar makanan yang dikonsumsi semakin mendatangkan banyak kebaikan, maka tidak ada salahnya Anda mengikuti adab makan dan minum yang dicontohkan Rasulullah. Pertama, Anda harus mencuci tangan sampai bersih sebelum menyentuh makanan. Kedua, jangan lupa berkumur dan membersihkan mulut dari kuman-kuman. Selanjutnya, baca basmalah untuk mulai makan dan baca hamdalah ketika selesai makan.

Selain itu, makan dan minum disunnahkan duduk, memakai tangan kanan, dan tidak tergesa-gesa. Anda harus menyuap makanan dengan tenang agar makanan tidak tercecer dan mubadzir. Selanjutnya, Anda juga disunnahkan untuk makan yang secukupnya, tidak sampai kenyang, dan tidak berbicara selama makan.

Doa Sesudah Makan

Selesai membaca ulasan tentang adab makan dan sebagainya, maka selanjutnya Anda harus membaca tentang doa yang harus dipanjatkan ketika selesai makan. Anda bisa melihatnya di banyak web, buku-buku kumpulan doa, atau lainnya.

Nah, disini pun Anda bisa melihat seperti apa doanya dan bagaimana terjemahannya. Adapun bacaannya adalah “Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin” yang diriwayatkan dalam H Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi. Doa ini sendiri berarti, “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk golongan orang muslim.”

Sesuai dengan terjemahannya dan manfaat-manfaat mengonsumsi makanan halal yang sudah dijelaskan di atas, maka memanjatkan doa selepas makan akan membuat kita paham akan arti bersyukur dari kenikmatan makan. Berdoa juga akan membantu kita memahami betapa besar kuasa yang Allah miliki dan betapa murah hati Ia dalam memberi rezeki kepada hamba-nya.

Demikian ulasan mengenai manfaat mengonsumsi makanan halal, jenis-jenis makanan haram, dan juga adab makan beserta doa sesudah makan. Jangan lupa untuk selalu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta jangan pernah lupa untuk mengajari buah hati Anda. Semoga ulasannya bermanfaat.