Posted on

Cara Setting Jam Digital Masjid Dengan Menggunakan Remote

Cara setting jam digital masjid dengan remote sebenarnya cukup sederhana. Anda tinggal menekan beberapa tombol yang tersedia, lantas melakukan pengaturan waktu sholat sesuai zonanya. Sayangnya, belum terbiasanya seseorang membuatnya tampak kesulitan.

Dalam penyettingan, seseorang sudah dibekali dengan buku panduan. Panduan ini memperlihatkan bagian mana yang perlu disetel. Tentunya, seseorang dipandu dari awal secara urut.

Penyetelan secara urut memungkinkan seseorang bisa mengaturnya hanya sekali saja. Sebaliknya bila dilakukan secara acak, risikonya adalah mengatur ulang dari awal. Dan inilah yang membuat Anda kehabisan waktu.

Beberapa Tombol Terpenting dalam Remote

Pabrik jam Masjid sudah melengkapi jam ini dengan remote. Remote disediakan untuk mempermudah dalam mengatur waktu. Pada remote ini sudah disematkan beberapa tombol penting yang berfungsi untuk mengatur jam dengan tepat.

Sebagai pengguna, mengenal fungsi dari setiap tombol harusnya dilakukan. Jangan asal pencet begitu saja. Karena Anda akan menghabiskan waktu dengan sia-sia.

Ini dicontohkan dengan menekan tombol reset. Ketika tombolnya tertekan, praktis Anda akan mengulang pengaturannya dari awal.

Tidak ingin menghabiskan waktu, pahami tombol terpenting dalam penyettingan jam digital. Salah satunya adalah tombol on/off. Letaknya berada pada bagian atas. Fungsinya untuk menyalakan dan mematikan jam.

Tombol lainnya berupa menu. Tombol ini merupakan bagian dari penyettingan. Anda nantinya perlu menekannya untuk memasuki mode pengaturan.

Kemudian, Anda bisa memanfaatkan tombol atas bawah atau kiri kanan untuk pindah menu. Bahkan untuk menambahkan atau mengurangi angka.

Selain itu, ada tombol core. Tombol inilah yang cukup penting. Tombol tersebut berfungsi untuk memastikan jam berjalan pada zona waktu di kawasan Anda. Penggunaannya memanfaatkan sebuah kode.

Urutan Dalam Penyettingan Jam Digital

Cara setting jam digital masjid dengan remote ini sebaiknya diterapkan secara berurutan. Penyettingan secara urut membuat Anda bisa menyelesaikannya dalam waktu singkat. Dan risiko mengulang tidak akan terjadi.

Penyetelan paling awal dilakukan dengan mengatur tanggal. Pilih menu kalender melalui remote. Tentunya dengan menekan menu, serta tombol kanan beberapa kali sampai ke menu kalender.

Di sini, Anda tinggal memasukkan angka sesuai formatnya. Contohnya tanggal 01-01-2020. Atur sesuai tanggal di mana Anda menyetelnya pada hari tersebut.

Langkah selanjutnya adalah mengatur jeda pada saat iqomah. Anda tinggal menekan tombol untuk pindah ke menu iqomah. Setelah sampai ke menu, silahkan atur durasi jeda setelah adzan. Contohnya adalah 15 menitan.

Langkat seterusnya adalah mengatur zonasi. Anda perlu memasukkan kode suatu kawasan untuk memastikannya. Karena setiap daerah akan berbeda ketentuan jadwalnya.

Langkah yang paling menentukan adalah mengatur jadwal sholat. Ini perlu disetting pada tahap akhir. Usahakan agar jadwal yang diatur sesuai ketentuan. Misalnya dengan mengatur selisih dan lain sebagainya.

Perlu diingat bahwa setiap kali menyelesaikan pengaturan, tutup dengan menekan OK. Hindari pindah ke menu lain sebelum menyimpannya. Karena bila tidak, pengaturan yang dilakukan akan berantakan.

Cara Mengatur Zona Waktu Pada Jam Digital

Setiap kawasan memiliki perbedaan waktu sholat. Ini tidak lepas dari letak wilayah dari sebuah kawasan yang dilewati oleh Matahari.

Kawasan paling timur Indonesia tentunya akan lebih dahulu mengumandangkan adzan. Sementara itu, beberapa menit kemudian akan diikuti oleh kawasan di barat. Artinya, ada selisih waktu dalam waktu sholat yang sama.

Jam digital sebenarnya dibuat lebih fleksibel. Anda bisa menempatkannya di manapun. Tentunya, pergerakan jam akan berjalan sesuai settingan.

Pengaturan jadwal sholat menjadi kuncinya. Anda perlu memperhatikan tempat. Jika tidak, settingan waktu akan melenceng cukup jauh.

Untuk mengaturnya, sebenarnya tidaklah sulit. Anda hanya perlu memasukkan kode kota di mana Anda tinggal. Kode inilah yang akan dibaca oleh perangkat elektronik.

Jam akan mengikuti zona tersebut. Bahkan terus mengalami update waktu sholat hingga puluhan tahun kedepan.

Untuk memasukkannya, temukan tombol core yang terdapat dalam remote. Tombol inilah yang berguna untuk mengatur zona wilayah.

Tekan dan perhatikan tampilan jam. Setelah itu, masukkan kode wilayah. Ini bisa berupa titik koordinat atau hanya sebatas nama kota. Jadi, Anda tinggal menyesuaikannya agar hasilnya akurat.

Setelah selesai diatur, tekan OK atau enter untuk menyimpannya. Settingan berakhir, jam akan berjalan mengikuti settingan pada wilayah tersebut.

Kesimpulannya, lakukan penyetelan secara berurutan untuk meminimalkan pengulangan. Selain itu, pastikan bahwa kode wilayah dimasukkan. Untuk melakukannya, pahami fungsi tombol yang terdapat dalam remote. Hasilnya, Anda bisa menerapkan Cara setting jam digital masjid dengan remote dengan tepat.