Posted on

7 Tips Jitu Penggunaan AC Yang Sehat Dan Aman Bagi Kesehatan Tubuh

 

Mesin pendingin ruangan memang mampu menghadirkan sirkulasi udara yang sejuk dan nyaman. Alat ini bahkan dapat menambah semangat bekerja hingga memberikan ketenangan saat beristirahat. Kendati demikian, mesin pendingin ruangan juga memiliki dampak negatif jika tidak diperhatikan. Untuk itu, berikut cara penggunaan AC yang sehat untuk tubuh anda.

Cara Penggunaan AC Agar Tidak Berdampak Negatif Bagi Kesehatan

  1. Mengganti Filter AC Secara Teratur

Setiap jenis AC selalu dilengkapi dengan filter. Pasalnya, komponen ini memiliki fungsi untuk mencegah kotoran atau debu yang masuk ke evaporator. Hal ini karena debu atau kotoran yang sudah masuk dapat mengganggu kesehatan anda karena dapat dengan cepat tersebar ke seluruh ruangan tempat AC beroperasi. Gangguan kesehatan seperti flu, batuk dan sakit kepala juga dapat terjadi.

Menanggapi kondisi tersebut, anda bisa memilih jenis AC dengan desain sederhana dan mudah dibersihkan. Hal ini bahkan dapat memudahkan anda untuk melepas filter dan mencucinya. Namun, kondisi filter yang sudah penuh debu dan sulit dibersihkan sebaiknya diganti dengan yang baru. Anda bahkan bisa memilih jenis filter yang mampu menyaring berbagai partikel halus seperti debu.

  1. Melakukan Perawatan Indoor Dan Outdoor Secara Berkala

Penggunaan AC yang sehat juga dapat dilihat dari kondisi mesin pendingin ruangan yang digunakan. Pasalnya, mesin ini sebaiknya selalu dibersihkan dalam jangka waktu kurang lebih 2 bulan maupun disesuaikan dengan intensitas penggunaan dan kondisi lingkungan. Anda bahkan bisa melihat kondisi komponen indoor maupun outdoor dari mesin ini.

Salah satu komponen utama yang harus selalu dibersihkan adalah filter. Pengaruh kotoran dan debu pada komponen ini mampu menghadirkan sistem kerja mesin pendingin ruangan secara lebih keras. Begitu pula, mesin AC yang kotor dan tidak dibersihkan juga dapat mempengaruhi penggunaan daya energi yang lebih besar meskipun anda sudah memilih jenis AC low watt.

Selain itu. Mesin yang tidak bekerja secara normal karena kondisi ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada bagian tertentu. Kompresor yang cepat aus dan kerusakan freon AC juga dapat terjadi pada kondisi ini. Oleh karena itu, anda bisa meminta bantuan kepada tenaga profesional untuk membersihkan komponen AC indoor dan outdoor serta melakukan pengecekan.

  1. Buka Pintu Dan Jendela Ketika Tidak Menggunakan AC

Anda memang tidak disarankan untuk membuka ruangan ketika sistem pendingin ruangan sedang bekerja. Hal ini karena udara hangat yang terus masuk dapat mempengaruhi mesin ini agar cepat rusak. Kendati demikian, membuka pintu maupun jendela sangat direkomendasikan ketika pendingin ruangan ini sedang dimatikan.

Pasalnya, membuka ruangan dapat memasukkan udara bersih dan segar dari luar yang berasal dari tumbuhan atau pepohonan. Pergantian udara bersih ini tentu sangat bermanfaat agar tidak mengganggu kesehatan. Anda bahkan bisa menggunakan bantuan kipas angin ketika memasukkan udara dari luar ini.

  1. Membersihkan Ruangan Dari Berbagai Kotoran

Begitu pula, penggunaan AC yang sehat juga dapat dilakukan dengan menjaga ruangan agar tetap bersih. Ruangan dengan mesin ini bahkan sangat tidak disarankan untuk digunakan merokok. Lazimnya, berbagai kotoran dan debu yang ada di dalam ruangan akan dimasukkan ke dalam AC dan diolah menjadi udara yang bersih.

Namun, kebiasaan ini tentu dapat menjadikan mesin pendingin ruangan anda menjadi rusak. Debu yang seharusnya tersaring bahkan bisa menjadi hal yang disebarkan ke seluruh ruangan. Oleh karena itu, anda sangat disarankan untuk menggunakan vacuum cleaner dalam membersihkan lantai, karpet hingga perabotan rumah yang lainnya.

  1. Memilih Produk AC Dengan Fitur Anti-Virus Dan Anti Bakteri

Perkembangan teknologi telah banyak menghadirkan mesin pendingin ruangan dengan berbagai fitur keren. Tak hanya membuat suhu ruangan menjadi cepat dingin, beberapa AC bahkan telah dilengkapi dengan fitur anti-virus dan anti bakteri seperti fitur keren plasmacluster untuk anda gunakan.

Selain itu, anda juga bisa memilih produk yang telah dilengkapi dengan vitamin C dan antioksidan. Tentunya, mempertimbangkan mesin pendingin ruangan dengan fasilitas ini sangat direkomendasikan untuk memperoleh udara yang bersih dan sehat. Anda bahkan perlu memperhitungkan biaya dan fitur menarik sebelum membeli alat ini.

  1. Jangan Terlalu Sering Menggunakan AC

Mesin pendingin ruangan memang menawarkan kenyamanan. Namun, penggunaan AC yang sehat sebaiknya dilakukan dengan tidak terlalu sering menggunakan alat ini. Sistem kerja mesin pendingin ruangan dalam mendapatkan udara yang sejuk dilakukan dengan cara menghisap udara dan uap air. Akibatnya, kulit akan menjadi kering karena kelembaban ikut terhisap.

Anda bahkan bisa menggunakan alat ini ketika merasakan udara yang terlalu panas dan tidak nyaman. Tentunya, waktu pagi atau malam dengan udara yang cukup sejuk sebaiknya tidak menggunakan AC untuk meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan. Beberapa gangguan yang ditimbulkan oleh AC meliputi sakit kepala, alergi, infeksi virus, sinusitis, penurunan imun dan lainnya.

  1. Perbaiki Komponen Jika Terdapat Kerusakan Atau Kebocoran

Kerusakan atau kebocoran menjadi suatu masalah yang sering terjadi apabila mesin pendingin ruangan tidak dirawat dengan baik. Banyaknya debu, sering membuka ruangan ketika AC bekerja dan memprogram suhu dengan nilai yang paling kecil dapat menjadi penyebab kejadian ini. Begitu pula, banyaknya kotoran dan debu pada mesin juga menjadi penyebab utama.

Mengetahui kondisi tersebut, anda perlu memperhatikan kondisi detail pada mesin AC yang telah terpasang. Beberapa pendingin ruangan yang mengalami kerusakan dapat ditandai dengan kondisi AC yang tidak dingin meski sudah dinyalakan dan diatur suhunya, tidak ada suhu panas dari unit outdoor, hingga muncul beberapa bunga es pada pipa instalasi.

Tentunya, mesin pendingin ruangan sebaiknya harus segera diatasi jika mendapati gangguan kesehatan. Hal ini bahkan dapat berdampak pada gangguan kesehatan apabila terus dibiarkan dan selalu digunakan. Anda bahkan bisa meminta bantuan tenaga profesional dalam menghadapi kondisi ini. Mematikan mesin dan membuka ruangan juga perlu dilakukan ketika AC rusak.

Kenyamanan memang seringkali membuat lupa akan dampak negatif yang ditimbulkan. Oleh karena itu, beberapa tips di atas harus diketahui untuk mengantisipasi gangguan kesehatan karena mesin AC. Anda bahkan bisa mengunjungi link https://polarin.co.id untuk mendapatkan beberapa komponen AC maupun berkonsultasi.

 

Posted on

Cara Menggunakan AC Agar Lebih Awet

Kebanyakan orang tidak tahu cara menggunakan AC agar lebih awet. Kebanyakan orang hanya tahu bahwa dengan menggunakan AC maka ruangan yang ada akan menjadi dingin. Tanpa tahu bahwa sebenarnya agar AC dapat awet ada cara- cara yang harus diperhatikan dalam menggunakannya.

Cara Menggunakan AC Agar Lebih Awet

Pada artikel ini akan dibahas tentang cara menggunakan AC agar lebih awet

Jangan Menyetel suhu remote AC dibawah 22 derajat celcius

Ini adalah hal kecil yang sering diabaikan orang . Kebanyakan menyetel AC langsung dengan suhu remote 16 derajat celcius agar lebih cepat dingin. Padahal ini merupakan kesalahan yang harus dihindari.

Untuk lebih mengetahuinya, kita akan ulas dulu bersama tentang cara kerja AC. Ketika kita menyetel AC dengan suhu 22 maka kompressor tersebut akan bekerja agar ruangan mempunyai suhu 22. ketika AC mendeteksi pada ruangan tersebut mempunyai suhu 22, maka kompresor pada AC tersebut akan berhenti bekerja . Ini yang menyebabkan angin yang dihasilkan AC tersebut kecil.

Jadi apabila kita langsung menyetel AC pada suhu 16, kompresor pada AC pun akan bekerja lebih keras untuk membuat suhu ruangan berada pada suhu 16. padahal kita tahu bahwa di Indonesia suhu kamar tidak mungkin berada di 16.

Akibat yang timbul adalah kompresor AC tersebut akan terus menerus bekerja sampai suhu ruangan menjadi 16. Padahal  hal tersebut tidak mungkin bisa dicapai. Inilah yang membuat kompresor terus menerus untuk melakukan kerja keras dan tidak pernah istirahat sehingga akibat yang ditimbulkan kompresor tersebut tidak berumur panjang.

Untuk yang memiliki AC inverter dipastikan kompresor juga akan melakukan hal yang sama sehingga membuat tagihan listrik menjadi lebih boros dan mahal.

Jadi bisa disimpulkan bahwa dengan melakukan penyetelan AC di suhu 22, maka kita akan membuat AC menjadi lebih awet dan juga sudah melakukan penghematan daya listrik.

Lalu ketika ketika menyetel AC di 22 tetapi membuat ruangan tidak terasa dingin, apa yang harus kita lakukan? Penjelasannya ada pada poin berikut.

Pastikan kita memilih PK AC yang tepat sesuai kebutuhan ruangan

Ketika kita memilih PK AC yang tepat sesuai dengan kondisi ruangan yang ada , maka apabila kita menyetel AC di suhu 22 dan ruangan tersebut tidak terasa dingin kemungkinan kita salah dalam memilih PK pada AC.

Dibawah ini adalah panduan saat kita memilih PK pada AC :

  •         2 Pk= 18000 Btu/h untuk ukuran ruangan 36 meter persegi
  •         1 1/2 PK = 12000 Btu/h untuk ukuran 2 meter persegi
  •         1 PK = 9000 Btu/h untuk ukuran ruangan 18 meter persegi
  •         3/4 PK= 7000 BTu/h untuk ukuran ruangan 14 meter persegi
  •         1/2 PK = 5000 Btu/h untuk ukuran ruangan 10 meter persegi

Untuk memilih ukuran PK juga tidak disarankan memilih sesuai yang pas seperti diatas. Ada beberapa hal lain yang bisa mempengaruhi kinerja AC, walaupun kita sudah memilih PK yang benar sesuai diatas. Diantaranya yang mempengaruhi adalah tentang jumlah penghuni yang menempati ruangan tersebut serta peralatan benda elektronik yang berada pada ruangan tersebut juga mempengaruhi suhu AC.

Lakukan Cuci AC minimal 3 bulan sekali secara rutin

Apabila AC jarang dibersihkan akan mengakibatkan kotoran menumpuk pada AC. ini akan membuat kinerja AC menjadi semakin berat. Padahal untuk mendinginkan ruangan yang biasanya hanya menggunakan fan 1 dimungkinkan akan membutuhkan kecepatan fan 2 atau kecepatan 3 atau mungkin juga di kecepatan maksimum. Hal ini yang mengakibatkan kompresor akan bekerja lebih keras yang membuat AC cepat rusak serta boros.

Selain itu untuk unit AC outdoor juga kita perlu untuk melakukan pembersihan secara rutin. Karena apabila unit AC outdoor kotor serta memiliki banyak debu maka panas yang dibuang tidak akan bisa maksimal.

Jadi selalu melakukan pembersihan secara rutin pada Ac minimal 3 bulan sekali dengan meminta bantuan Service ac jogja 24 jam.

Bersihkan debu di atas lemari dan di dinding temok

Hal yang harus dihindari ketika ruangan tersebut memiliki AC adalah debu yang menempel pada dinding serta lemari. Debu yang banyak dan jarang dibersihkan akan membuat AC bekerja lebih berat untuk menyaring debu tersebut. Akibatnya debu yang menempel pada AC pun semakin banyak, ini yang mengakibatkan kinerja AC menjadi lebih berat. Sehingga kita juga harus sering melakukan cuci AC lebih sering.

Karena itu membersihkan debu yang menempel pada tembok dan lemari secara rutin akan bisa membantu kinerja AC menjadi lebih ringan.

Hindari Buka Tutup Ruangan Ber AC

Diatas sudah dijelaskan mengenai cara kerja Ac ketika kita menyetel suhu pada remote AC. Disaat pintu ruangan yang ber AC sering dibuka dan ditutup mengakibatkan kondisi suhu di ruangan tersebut tidak akan pernah stabil akibat adanya hawa panas yang masuk dari luar.

Keadaan seperti ini yang menjadikan AC secara terus menerus bekerja menstabilkan suhu ruangan.

Jangan Langsung Menyalakan AC ketika Baru Dimatikan

Apabila kita baru mematikan AC maka sebaiknya jangan langsung menyalakannya. Banyak pengguna AC yang sering salah dalam menekan tombol On / OFF yang ada pada remote AC.

Alangkah baiknya jika kita memberikan waktu jeda beberapa menit untuk menyalakan ON/OFF remote AC. Dengan seperti itu maka kita juga memberikan waktu pada oli kompresor dan freon agar kembali pada kompresor. Ini yang menyebabkan AC yang kita miliki awet dalam pemakaian.