Posted on

Proses Pembibitan Tumbuhan Sukun

Banyak orang mengenal tumbuhan sukun hanya buahnya saja yang dapat diolah dan memiliki beragam manfaat. Akan tetapi perlu diketahui bahwa bagian dari tanaman sukun mulai dari buah, daun serta batangnya banyak digunakan terutama untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit.

Sukun banyak diolah menjadi berbagai macam camilan, terutama gorengan. Kita Pun sering menjumpai gorengan sukun ini dijual di pedagang gorengan pinggir jalan. Sangat mudah memang mendapatkan olahan sukun.

Tumbuhan Sukun di Indonesia

Di Indonesia sendiri beberapa daerah sukun dijadikan sebagai makanan pokok selain beras. Sukun mengandung lebih banyak mineral dan vitamin dibandingkan dengan beras. Tetapi kalori yang terkandung didalam sukun sedikit. Itulah mengapa sukun banyak dijadikan makanan bagi mereka yang ingin menjalankan program diet.

Pada ketinggian kurang dari 600 meter diatas permukaan laut atau di daerah dataran rendah, tumbuhan sukun sangat banyak tumbuh. Sebenarnya tumbuhan sukun dapat tumbuh tinggi. Bahkan ada yang mencapai 30 meter. Tetapi kebanyakan tumbuhan sukun yang ada di desa-desa hanya tumbuh sampai belasan meter saja.

Tumbuhan sukun dapat berbuah sepanjang tahun. Untuk tumbuhan yang berumur 5-6 tahun biasanya akan menghasilkan buah sebanyak 400 buah per pohon selama setahun. Berat tiap buahnya rata-rata 400-1200g. walaupun ada berat sukun yang mencapai 5 kg dari varietas tertentu.

Proses Pembibitan Tumbuhan Sukun

Berikut ini adalah beberapa cara atau teknik pembiakan sukun secara vegetatif yang dapat kalian jadikan sebagai acuan saat melakukan proses pembibitan sukun.

Pemindahan tunas akar alami

Tumbuhan sukun berkembangbiak dengan tunas akar. Untuk dapat melakukan pembibitan dengan tunas akar dapat dilakukan dengan cara melukai akar dengan memakai parang. Pada saat tunas tumbuh 30 cm, maka tunas sudah bisa dipindahkan kedalam polybag.

Pencangkokan

Jika menggunakan teknik cangkok, maka bibit akan tumbuh dalam jumlah yang terbatas. Pada saat mencangkok sebaiknya pilih ranting yang baru dan belum menghasilkan buah.

Stek Akar

Jika kita melakukan teknik stek akar proses pembibitan sukun akan menghasilkan bibit yang lebih banyak.Teknik ini banyak dilakukan karena mudah dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya.

Stek pucuk

Jika menggunakan stek pucuk pada pembibitan sukun umumnya digunakan ketika pembibitan yang dilakukan di polybag dirasa terlalu lama dan umumnya teknik ini menggunakan tunas yang tumbuh pada stek akar sukun.