Posted on

Penyebab Mata Ikan dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Deskripsi: Penyebab mata ikan ada berbagai macam, tapi benjolan yang biasanya terjadi di permukaan kulit tangan dan kaki ini tetap bisa dicegah agar tidak terjadi.

Klavus atau biasa dikenal dengan istilah mata ikan adalah suatu penyakit kulit yang bisa menimpa siapa saja. Penyebab mata ikan bisa dikarenakan berbagai macam hal. Pertama, mata ikan bisa disebabkan karena adanya gesekan yang terlalu keras antara permukaan kulit dengan hal lain. Biasanya, mata ikan timbul di kulit kaki karena kaki terlalu sering menggunakan sepatu yang kekecilan. Gesekan itulah yang menyebabkan timbulnya mata ikan.

Penyebab lain yang menjadi alasan munculnya mata ikan adalah karena virus. Jika penyebab mata ikan adalah virus, maka penyakit tersebut dinamakan plantar warts. Plantar warts biasa ditemukan di bagian tumit. Namun, tidak menutup kemungkinan, plantar warts bisa muncul di bagian yang lainnya juga.

 

Cara yang Bisa Dilakukan sebagai Pencegahan

Setelah mengetahui penyebab mata ikan, tentunya kamu bisa menjadi lebih mudah untuk melakukan pencegahan. Cara di bawah ini bisa kamu praktikkan agar tidak terkena mata ikan.

  1. Kebersihan

Cara pencegahan yang pertama adalah dengan menjaga kebersihan tubuh. Apalagi jika kaki habis digunakan di tempat yang kotor, seperti kubangan air, lumpur, dan lain sebagainya. Tempat-tempat seperti itu bisa mengandung banyak sekali virus. Jika kebersihan tidak terjaga, dikhawatirkan virus yang membawa penyakit mata ikan bisa dengan mudah menjangkit tubuh.

  1. Alas Kaki yang Tepat

Penyebab mata ikan juga bisa kamu cegah dengan menggunakan alas kaki ketika ingin melakukan kegiatan di luar ruang. Selain itu, pastikan untuk memakai alas kaki dengan ukuran yang tepat. Hal itu dilakukan agar kulit kaki tidak mengalami gesekan yang berlebihan.

Setelah mengetahui penyebab mata ikan dan cara mengatasinya, diharap kamu menjadi lebih mampu untuk menghindarinya. Biasanya, mata ikan akan hilang seiring dengan berjalannya waktu. Akan tetapi, apabila kondisinya lebih parah, kamu wajib melakukan konsultasi ke dokter kulit, ya. Hal itu perlu kamu laksanakan agar tidak terjadi hal yang lebih merugikan.