Posted on

Ketahui Tata Cara Pelaksanaan dan Doa Umroh Berikut Ini

Sudah tahu tata cara pelaksanaan dan doa umroh yang tepat? Jika belum, Anda bisa mempelajarinya lebih detail di sini. Selain haji, umroh menjadi salah satu ibadah yang diimpikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Biasanya, beberapa orang lebih memilih menjalankan ibadah umroh terlebih dahulu dibandingkan haji karena lebih cepat berangkat.

Seperti yang diketahui, untuk kuota haji setiap tahunnya selalu dibatasi sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk bisa berangkat ke Mekah. Nah, bagi Anda yang berencana untuk menjalankan ibadah umroh dalam waktu dekat, maka hal yang paling penting yaitu mempelajari tata cara pelaksanaan umroh beserta doa-doanya. Untuk lebih jelasnya simak ulasan terkait tata cara umroh berikut ini.

Mengenal Tentang Ibadah Umroh Secara Lebih Dekat

Definisi Umroh

Secara bahasa umroh diartikan ziyarah atau berkunjung. Sedangkan menurut syar’i definisi umroh yakni ibadah kepada Allah dengan melakukan berbagai rangkaian seperti mengelilingi Ka’bah, melakukan sa’i antara bukit Shafa dan Marwa dan juga menggundul atau memendekkan rambut kepala. Lalu, apa hukum menjalankan ibadah umroh sebenarnya?

Sebelum membahas tentang tata cara pelaksanaan beserta doa umroh, maka penting sekali untuk mengetahui hukum dari ibadah umroh itu sendiri. Jika mengacu pendapat ulama’ terdapat perbedaan pendapat yang mana terbagi menjadi dua. Untuk pendapat yang menyatakan sunah yakni Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad.

Sedangkan untuk ulama’ yang berpendapat menyatakan wajib yaitu pendapat dari sekelompok sahabat seperti Umar, Ibnu Abbas, Zain bin Tsabit. dan masih banyak lagi. Namun untuk pendapat yang paling kuat menyatakan bahwa hukum melaksanakan ibadah umroh adalah wajib.

Syarat Wajibnya Umroh

Sama halnya dengan haji, dalam menjalankan ibadah umroh terdapat beberapa syarat wajib yang harus terpenuhi. Nah, bagi Anda yang masih belum tahu berikut ini beberapa syarat wajib dalam menjalankan ibadah umroh. Diantaranya yaitu:

  • Islam
  • Baligh dan Berakal
  • Merdeka
  • Memiliki kemampuan baik dalam hal bekal maupun kendaraan
  • Ada mahram (bagi jamaah wanita)

Berikut Tata Cara Pelaksanaan dan Doa Umroh

Melakukan Ihram

Ketika menjalankan ibadah umroh, maka ada beberapa tata cara pelaksanaan yang harus dilakukan. Sebelum melakukan ihram, ada beberapa yang perlu Anda persiapkan seperti mandi junub, memakai wangi-wangian terbaik, dan memakai pakaian ihram terbaik. Untuk pakaian ihram laki-laki yaitu berupa dua lembar kain ihram yang berfungsi untuk sarung dan tutup pundak.

Sedangkan untuk pakaian wanita yaitu memakai pakaian yang telah disyariatkan yang dapat menutupi seluruh tubuh. Namun, perlu diketahui tidak dibenarkan untuk menggunakan cadar atau niqab dan juga tidak diperbolehkan untuk memakai sarung tangan. Ketika melakukan ihram hingga mulai thawaf maka para jamaah harus membaca bacaan talbiah yakni:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ.لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ.إِنَّ الحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالمُلْكُ.لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Labbaika Allahuma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mul, laa syariika lak”

(Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu).

Sampai di Makkah

Ketika sudah selesai berihram dan sampai di Mekah Al Mukarramah maka disunahkan untuk mandi ketika sampai. Lalu kemudian pergi Masjidil Haram untuk melakukan manasik haji. Namun, jika Anda tidak ingin mandi saat sampai di kota Mekah maka tidaklah masalah. Perlu diketahui, saat memasuki Masjidil Haram, doa umroh yang harus Anda baca yaitu:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allahummaf-tahii abwaaba rohmatik”

(Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu)

Thawah Umroh

Jika sudah, para jamaah yang berumroh akan menuju ka’bah untuk melakukan thawaf di sekelilingnya. Untuk para jamaah laki-laki sebaiknya untuk melakukan idhtiba’ yaitu membuka pundak kanan dan menjadikan ujung kanan pada bagian bawah ketiak. Kemudian untuk ujung satunya diletakkan pada satu sisi di bagian pundak kiri.

Saat mengelilingi ka’bah, sebaiknya untuk tidak berdesak-desakkan dan tidak perlu berdzikir dengan suara yang keras. Jika sudah berada di antara Rukun Yamin dan Hajar Aswad, maka Anda wajib membaca doa, berikut:

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Robbanaa aatina fid dunya hasanah wa fil aakhirooti hasanah, wa’ qinaa ‘adzaban naar”

(Ya Rabb kami, Anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan akhirat, serta selamatkanlah kami dari adzab neraka).

Demikian informasi seputar ibadah haji mulai dari definisi, tata cara pelaksanaan dan doa umroh yang harus Anda hafalkan. Nah, agar ibadah umroh yang Anda lakukan nyaman maka pastikan untuk memilih travel umroh yang berpengalaman dan berkualitas. Dengan menggunakan travel umroh yang tepat tentu saja perjalanan Anda akan terjamin hingga pulang ke tanah air. Semoga bermanfaat!