Posted on

CIRI-CIRI KEJANG PADA BAYI 0-6

Kejang sering kali di alami oleh bayi terutama bayi diusia 0 6 bulan. Kejang tentu akan membuat bagian tubuh bayi terhentik cepat dan singkat atau lama. Kejang tentu saja sangat berbahaya bagiĀ  bayi. Sebagai orang tua tentu lebih baik untuk mencegah terjadinya kejang pada bayi. Maka dari itu perlu kita ketahui ciri-ciri kejang yang terjadi pada bayi :

  • mata berputar

awal mula kejang terjadi ditandai dengan mata bayi yang berputar. Disituasi seperti ini tidak heran jika orang tua merasa cemas dan takut karena pada situasi seperti ini mata bayi akan terlihat putih .kondisi ini sering berhubungan dengan demam pada anakdan bayi. Ketika kejang sudah dimulai maka akan diikuti oleh kondisi tubuh lain yang lebih buruk. Biasanya kejang ini kan berakhir jika mata kembali pulih seperti semula.

  • Tubuh kaku dan tersentak

Sebelum diawali dengan mata yang berputar kejang atau step pada bayi biasanya diawali dengan demam yang tinggi. Beberapa bayi bisa bertahan ketika mengalami demam. Bayi yang berusia kurang dari 6 bulan dan terkena demam sampai 38 derajat celcius kemungkinan juga bisa terkena kejang.

  • Tubuh bayi membungkuk kedepan

Ketika bayi sudah masuk ke perkembangan bayi 4 bulan maka ciri kejang juga bisa berbeda-beda. Ciri-ciri kejang posisi tubuh bayi membungkuk atau bagian punggung melengkung. Biasanya kejang ini akan terjadi ketika bayi akan tidur atau bangun tidur.

  • Berkeringat dan pucat

Sebelum bayi mulai kejang biasanya bayi akan berkeringat dan mukanya akan terlihat pucat.

  • Muntah

Muntah biasanya menjadi hal yang lumrah bagi bayi. Tetapi perlu kita ketahui bahwa muntah bisa saja menjadi awak mula bayi yang akan mengalami kejang.

  • Tatapan mata ke atas atau melamun

Lagi-lagi mata menjadi tanda kejang yang sangat jelas. Kejang pada bayi di bawah 6 bulan rata-rata suka memandang kelangit-langit. Dan ketika bayi melamun maka ini disebut sebagai tanda kejang yang akan dialami bayi.

  • Tubuh bayi lemas

Ketika bayi kejang maka tubuhnya akan medadak lemas, karena otot pada bayi tidak bekerja seperti biasanya.

Itulah beberapa ciri-ciri kejang pada bayi.