Posted on

Cara Mendidik Anak Hiperaktif Paling Tepat

Mempunyai anak yang aktif dalam berbagai hal merupakan keinginan setiap orang tua. Namun bagaimana jika mempunyai anak yang hiperaktif? Tentu akan melelahkan. Sebagai orang tua kita harus mengawasi setiap kegiatan yang dilakukan anak. Namun jika anak tersebut terlalu hiperaktif biasanya orang tua akan merasa capek mengawasi anaknya. Mendidik seorang anak yang hiperaktif membutuhkan kesabaran yang lebih besar. Cara mendidik anak yang hiperaktif bisa dilakukan seperti beberapa cara di bawah ini.

Seorang anak yang hiperaktif bisa dididik dengan menyalurkan engerinya untuk hal – hal yang positif. Anak hiperaktif cenderung akan lebih banyak beraktivitas dibandingkan anak lainnya. Disini anda bisa mulai menyalurkan energi yang dimiliki anak dengan melakukan berbagai hal yang disukai anak, mengerjakan pekerjaan rumah seperti bersih – bersih, memberikan mainan yang anak suka, ataupun melakukan permainan yang menguras energi. Anak hiperaktif memang membutuhkan perhatian lebih para orang tua.

Orang tua yang mempunyai balita hiperaktif harus ekstra menjaga. Walaupun harus tetap dijaga namun pastikan sang anak tidak dibatasi. Seorang anak yang hiperaktif bisa dibiarkan atau diberikan kebebasan untuk melakukan berbagai hal. Pastikan saja hal yang dilakukan anak tidak membahayakan bagi dirinya sendiri. Mendidik anak yang hiperaktif memang tidak mudah. Anak hiperaktif cenderung tidak mudah tenang dan akan berusaha mencari cara untuk terus bergerak. Anak hiperaktif memang jarang bisa diam dalam jangka waktu yang lama. Membuat anak hiperaktif tenang bisa dilakukan dengan mengajaknya berjalan – jalan di luar rumah.

Cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mendidik anak hiperaktif adalah dengan menyalurkan energi pada hal – hal yang positif. Cara cepat menyalurkan energi yang dimiliki anak adalah dengan melibatkan tubuh serta pikiran ketika mengerjakan suatu kegiatan. Melibatkan tubuh dan pikiran mampu menguras engeri pada anak sehingga anak akam sedikit berkurang ke aktifannya. Sebagai orang tua memang penting untuk mengenali karakter anaknya. Tentunya setiap anak mempunyai karakternya masing – masing sehingga perlakuan yang diberikan berbeda.